Tugas IPA
HEWAN-HEWAN PENGHASIL LISTRIK
Seperti manusia, hewan juga menghasilkan listrik sebagai
impuls rangsang dalam tubuhnya untuk menanggapi rangsangan,
bergerak, berburu mangsa, melawan predator, atau bahkan navigasi.
Pada umumnya arus listrik yang dihasilkan sangat lemah, tetapi ada
beberapa hewan yang dianugerahi keistimewaan oleh Tuhan Yang
Maha Esa sehingga mampu menghasilkan arus listrik yang sangat
kuat. Hewan apa sajakah yang mampu menghasilkan arus listrik yang
kuat? Kali ini aku akan memberikan beberapa contoh hewan yang dapat menghasilkan listrik. Simak dengan teliti ya !
a. Ikan Belalai Gajah
Ikan belalai gajah
Memiliki mulut yang panjang menyerupai
bentuk belalai gajah. Ikan ini dilengkapi
dengan organ khusus, yang disusun
oleh ribuan sel electroplax pada bagian
ekor yang mampu menghasilkan listrik
statis bertegangan tinggi. Sel electroplax
merupakan sel yang menghasilkan
muatan negatif pada bagian dalam dan
muatan positif pada bagian luar saat ikan
belalai gajah dalam keadaan beristirahat.
Arus listrik akan muncul pada saat otot
ikan berkontraksi dan pada saat yang
bersamaan ikan mampu mendeteksi
keberadaan predator dan mangsa.
b. Ikan Pari Listrik
Ikan pari listrik mampu
mengendalikan tegangan listrik yang ada
pada tubuhnya. Kedua sisi kepala ikan pari
listrik mampu menghasilkan listrik hingga
sebesar 220 volt. Besar tegangan ini sama
seperti besar tegangan listrik yang ada di
rumah.
c. Hiu Kepala Martil
Hiu kepala martil memiliki ratusan ribu elektroreseptor
atau sel penerima rangsang listrik. Hiu
kepala martil mampu menerima sinyal
listrik hingga setengah miliar volt.
Hiu kepala martil biasa menggunakan
kemampuan mendeteksi sinyal listrik
untuk mengetahui letak mangsa di bawah
pasir, menghindari keberadaan predator,
dan untuk mendeteksi arus laut yang
bergerak sesuai medan magnet bumi.
d. Echidna
Echidna memiliki
moncong memanjang yang berfungsi
sebagai pengirim sinyal-sinyal listrik
untuk menemukan serangga (mangsa).
Elektroreseptor echidna terus menerus
dibasahi agar lebih mudah untuk
menghantarkan listrik. Hal inilah yang
menyebabkan kebanyakan hewan yang
memiliki sistem elektroreseptor berasal
dari perairan.
e. Belut Listrik
Penelitian menunjukkan bahwa belut
listrik dapat menghasilkan
kejutan tanpa lelah selama satu jam.
Besarnya jumlah energi listrik yang
dihasilkan diyakini dapat menyebabkan
kematian pada manusia dewasa.
f. Lele Listrik
Lele air tawar yang berasal dari
perairan tropis di Afrika ini memiliki
kemampuan untuk menghasilkan listrik
hingga sebesar 350 volt. Besarnya energi yang
dihasilkan lele listrik sama seperti energi
listrik yang diperlukan untuk menyalakan
komputer selama 45 menit.






Komentar
Posting Komentar